Iman kepada kitab-kitab Allah yaitu meyakini bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada Nabi dan rasul-Nya sebagai petunjuk untuk mencapai kebahagian dunia dan diakhirat nantinya.

Dalam agama Islam dikenal empat buah kitab yang wajib kita percaya serta kita imani. Jumlah kitab suci sebenarnya tidak dijelaskan dalam Alquran dan juga dalam Hadis. Selain dari kitab Allah yang diturunkan melalui rosul melalui malaikat jibril, kita juga bisa berpedoman pada hadist nabi Muhammad SAW dan shahifah-shahifah / suhuf / lembaran firman Allah SWT yang diturunkan pada nabi Syits AS sebanyak 60 shahifa, kepada nabi Ibrahim AS sebanyak 30 Shahifah dan kepada nabi Musa AS sebanyak 10 shahifah.

Percaya pada kitab-kitab Allah SWT hukumnya adalah fardhu ‘ain atau wajib bagi seluruh warga muslimin di seluruh dunia. Dilihat dari pengertian atau arti definisi, kitab Allah SWT adalah kitab suci yang merupakan wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT melalui rasul-rasulnya untuk dijadikan pedoman hidup umat manusia sepanjang masa. Orang yang mengingkari serta tidak percaya kepada Alquran disebut orang-orang yang murtad.

Kitab-kitab Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul yaitu:
1. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS berbahasa Ibrani
2. Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS berbahasa Qibti
3. Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS berbahasa Suryani
4. Kitab Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW berbahasa Arab

1) Taurat

Kitab Taurat yang asli berisikan akidah dan syariat, sedangkan yang beredah dikalangan Yahudi saat ini bukanlah kitab Taurat yang asli. Melainkan mereka sendiri yang telah melakukan perubahan-perubahan isinya/ajaranya. Isi Kitab Taurat yang sekarang beredar  jauh sekali dari inti ajaran tauhid yang murni, malahan banyak merendahkan perbuatan sejumlah Nabi, bahkan Allah SWT.

2) Zabur

Kitab Zabur berbeda dengan Kitab Taurat, isi Kitab Zabur bukanlah  tentang  syariat atau hukum-hukum agama. Sebab, pada waktu itu nabi daud as. Hanya diperintahkan mengikuti syariat Nabi Musa AS. Sehingga isi kitab abar ini hanya tentang nasihat dan peringatan.

3) Injil

Kitab Injil yang asli berisikan keterangan-keterangan yang benar dan nyata yaitu perintah-perintah Allah SWT agar manusia mengesakan-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Juga menjelaskan, Bahwa di akhir zaman bakal lahir nabi terakhir, Muhammad SAW.

Adapun Kitab Injil yang beredar sekarang hanyalah hasil pikiran manusia, bukan wahyu Allah. Misalnya kita kenal dengan Injil Matius, Injil Lukas, dan Injil Johanes. Dan menurut para ulama kitab Injil yang dianggap sesuai dengan ajaran tauhid hanyalah Injil Barbanas. Tapi kitab yang ini tidak dipakai oleh orang-orang Kristen (Nasrani).

4) Al-qur’an

Al-Qu’ran adalah kitab yang menyempurnakan dari kitab-kitab yang lain itu. Sebab kitab al-quran ajarannya mencakup segala aspek kehidupan.